This site has limited support for your browser. We recommend switching to Edge, Chrome, Safari, or Firefox.

Get ready to thinkless and make beauty easy again

Apakah kamu punya kulit sensitif?

Definisi
Kulit sensitif adalah tipe kulit yang biasanya menyertai suatu diagnosis medis. Beberapa kondisi kulit yang paling sering dimiliki kulit sensitif adalah rosacea atau dermatitis yang bersifat kronis. Kulit sensitif adalah predisposisi genetik dimana terdapatnya skin barrier yang kurang sempurna sehingga dapat terjadi reaksi inflamasi berlebihan pada paparan zat iritatif dibandingkan orang biasanya. Kondisi kulit dapat berubah-ubah tergantung dari cuaca, hormon, gaya hidup, dll.

Kulit sensitif berbeda dengan sensitisasi kulit dimana kulit menjadi lebih ‘sensitif’ (mudah teriritasi) karena pengaruh faktor eksternal (gaya hidup, polusi, skincare, dll). Sensitisasi dapat terjadi pada semua orang dan dapat membaik jika paparan atau zat yang mengiritasi dihilangkan.

Penyebab
Kondisi kulit sensitif dapat memburuk dengan perubahan cuaca seperti udara yang kering dan dingin. Tiap orang memiliki pemicu reaksi kulit sensitif yang berbeda-beda, salah satunya bisa disebabkan oleh paparan polusi dan perubahan suhu, atau karena menjalani diet tertentu yang mengakibatkan penurunan berat badan secara cepat dan/atau efek dari suatu pengobatan tertentu. Kondisi ini yang melemahkan daya tahan lapisan kulit terluar, alhasil memicu terjadinya iritasi.

Ada sejumlah kondisi medis yang dapat digolongkan juga atau memberi manifestasi kulit sensitif:

  • Dermatitis kontak iritan
  • Dermatitis kontak alergi
  • Urtikaria
  • Rosacea
  • Kulit dehidrasi atau kering
  • Eksim / dermatitis
  • Fotodermatosis
  • Sindrom karsinoid

dan lain-lain

Manifestasi Klinis
Terdapat banyak manifestasi klinis kulit sensitif seperti:

  • Adanya gejala subyektif seperti rasa menyengat, gatal, atau terbakar
  • Aadanya perubahan kulit yang terlihat seperti kemerahan, kering, berkerak, mengelupas, bruntusan/benjolan, melepuh, rasa terbakar atau gatal-gatal.

Khusus untuk pemilik kulit sensitif, reaksi tersebut dapat hanya akan terjadi pada area tertentu yang terkena paparan zat tersebut. Seringkali, keluhan kulit sensitif terjadi di wajah karena pemakaian produk yang berlebihan atau salah memakai produk. Kulit wajah biasanya lebih sensitif dan tipis (terutama pada daerah kelopak mata) dibanding daerah tubuh lain, sehingga biasanya produk yang mengiritasi wajah lebih dapat ditoleransi area tubuh lainnya. Namun kulit ketiak, selangkangan dan genitalia juga lebih sensitif daripada daerah lain tubuh karena memiliki kulit yang lebih tipis.

Tips Perawatan

  • Cari tahu alergi kalian dan catat.
  • Cari tahu produk apa yang membuat kulit kalian iritasi dengan sistem eliminasi. Hentikan pemakaian produk yang diceritakan (biasanya mengandung bahan aktif atau zat iritatif) selama 2-3 hari lalu gunakan satu persatu produk yang kalian ingin gunakkan.
  • Lakukan patch test ketika ingin menggunakan produk kosmetik baru selama kurang lebih 1 minggu.
  • Jangan eksfoliasi jika sedang iritasi atau terlalu sering melakukan eksfoliasi cukup 1-2x/seminggu (tergantung kondisi kulit, tiap kulit berbeda)
  • Jika memakai produk dengan kandungan bahan aktif seperti retinoid atau asam glikolat, lebih baik one active at a time dan dari konsentrasi paling rendah serta menjarangkan frekuensi pemakaian terlebih dahulu.
  • Lebih baik jauhi produk yang tidak mengandung pewangi atau fragrance/perfume, jauhi essential oils dan SLS (tiap kulit berbeda).
  • Gunakan pembersih wajah yang soap free atau gentle dengan kandungan yang baik untuk skin barrier seperti seramid.
  • Gunakan pelembab yang gentle atau eczema approved dengan emolien atau oklusif dan kandungan soothing
  • Gunakan tabir surya dan jangan lupa 

Kapan harus ke dokter?

Kondisi kulit sensitif dapat berubah dengan cepat, mulai dari gangguan yang semula dianggap ringan hingga akhirnya bersifat kronis. Jika Anda mengalami iritasi yang semakin parah atau tidak membaik dengan menghentikkan produk ketika iritasi atau perawatan kosmetik dalam 2-3 hari, segera temui dokter dermatologist untuk mendapatkan penanganan yang tepat.